Batik Mega Mendung

Batik Mega Mendung – Batik mega mendung merupakan motif kain batik yang asalnya dari Cirebon.

Bentuk motif dari batik khas dari kota udang ini akan menyerupai bentuk  awan.

Motif batik mega mendung sudah menjadi suatu ikon dari karya seni kota Cirebon.

Motif batik mega mendung memiliki ciri khas tersendiri.

Motif yang tidak akan dimiliki oleh motif batik dari daerah penghasil batik yang lainnya.

Filosofi Batik Mega Mendung

Batik Megamendung
Batik Megamendung

Batik mega mendung mengandung nilai filosofi yang tinggi terhadap para penggunanya.

Filofosinya yakni bahwasanya setiap manusia harus dapat meredam amarah dalam kondisi yang terpuruk atau sedih mungkin saja kondisi yang merefleksikan pada sebuah situasi.

Dimana pada saat menerima sebuah tekanan mental kita harus dapat mengontrol sikap, tindakan, dan juga perilaku di dalam konteks yang positif.

Pada intinya sikap yang bijaksana dalam kondisi apapun yang terutama pada saat situasi awan yang mendung (terpuruk, sedih,  menderita, dan atau lainnya).

Ibaratnya awan yang akan selalu muncul pada saat suasana yang mendung terjadi yang dapat menyejukkan pada suasana di sekelilingnya.

Di setiap warna – warna yang timbul pada setiap motif – motif dari batik mega mendung sendiri adalah sebuah representasi dari sebuah makna kepemimpinan yang memang  bijaksana kepada semua  rakyatnya.

Hal itu ditunjukkan pada warna biru melambangkan sifat seorang pemimpin yang dapat dipadu dengan gradasi warna yang banyaknya tujuh lapis disetiap ornamen awannya.

Untuk merepresentasikan dari wujud lapisan langit yang sebanyak tujuh, begitu juga bumi yang mempunyai 7 buah lapisan tanah, dan 7 hari yang dalam satu minggu.

Motif dari batik mega mendung mungkin akan terlihat sederhana, akan tetapi sarat akan arti yang luhur.

Filosofi Gradasi Warna Mega Mendung

Perlu di ketahui juga bahwa pada saat ini jumlah gradasi dari warna –  warna yang terbentuk tidak akan selalu sebanyak tujuh.

Sebab tuntutan atas permintaan pasar yang sangat beragam. Bahkan ada juga jenis dari batik mega mendung yang tidak akan mempunyai gradasi yang sama sekali.

Batik Megamendung
Batik Megamendung

Apakah selanjutnya kita menabrak tatanan dari motif dari batik mega mendung bila menghilangkan atau juga mengurangi dari jumlah gradasi warnanya tersebut?

Apakah dari filosofi tersebut akan menjadi luntur?

Pertanyaan – pertanyaan tersebut bisa menjadi bahan diskusi untuk kita sebagai sesama dalam pecinta batik Indonesia.

Apabila kita tinjau dari sudut filosofinya tersebut sangat tidak mungkin lagi untuk mengurangi dari tingkat gradasi dari warna batik mega mendung tersebut.

Sebab hal tersebut akan mengurangi dari esensi nilai luhur yang dari sebuah kain batik tulis mega mendung itu sendiri.

Yang secara tidak langsung mencederai dari nilai budaya bangsa.

Sebaiknya untuk dinamakan motif yang tersendiri apabila terjadi penggubahan motif yang secara minor.

Supaya generasi yang selanjutnya tidak salah kaprah pada saat menilai dari batik mega mendung.

Sejarah Batik Mega Mendung

Sejarah motif batik mega mendung apabila ditinjau dengan berdasarkan sumber dari referensi buku yang juga literatur yang akan mengarah pada satu sejarah.

Sejarah tentang kedatangan dari bangsa China ke daerah Cirebon.

Hal ini yang pada akhirnya akan merujuk kepada pernikahan dari Sunan Gunung Jati dengan seorang ratu China Ong Tien pada abad yang ke-16.

Kemudian para rakyat cirebon yang mengenal beberapa dari benda seni China yang seperti  keramik, piring dan juga kain yang mempunyai motif – motif dengan bentuk awan.

Batik Megamendung
Batik Megamendung

Awan sendiri di dalam faham Taoisme akan melambangkan dari nirwana yang sebagai gambaran dunia yang sangat abadi, luas, bebas dan juga bermakna dengan transidental konsep ketuhanan.

Awan juga direpresentasikan oleh para kaum dari sufi sebagai ungkapan yang sama yakni konsep yang luas dan juga bebas.

Hal ini akan menjadi perhatian dari para seniman batik cirebon untuk dituang kedalam kain batik.

Hal ini yang menjadi satu buah nama motif yang baru yakni motif batik mega mendung.

Satu hal yang cukup membedakan antara dari batik mega mendung dengan motif batik china yakni pada pola awan yang juga terbentuk.

Dimana dari motif batik china ini mempunyai garis awan berbentuk sebuah lingkaran atau bulatan.

Sedangkan dalam batik mega mendung cirebon yakni berupa garis – garis awan yang akan cenderung lonjong, lancip dan juga segitiga.

Sejarah lain juga mengatakan bahwa perkembangan dari batik cirebon juga akan terkait dengan sejarah dalam perkembangan gerakan dari kaum tarekat.

Kaum yang akan mengabdi di dalam keraton cirebon yang sebagai sumber dari penghasilan untuk menandai kelompok yang tarikat tersebut.

Kelompok tersebut ada yang di desa trusmi yang juga terletak 4 km dari arah keraton cirebon.

Arti yang lain dari motif batik mega mendung dengan warna biru ditambah kombinasi warna merah.

Warna ini yang akan menggambarkan sebuah dinamisme, terbuka, maskulinitas, lugas, dan egaliter.

Hal ini juga menjadi sebuah lambang yang sebagai pembawa hujan yang juga dinantikan untuk membawakan kesuburan.

Makna di Balik Mega Mendung

Mega Mendung merupakan salah satu dari motif dari batik yang khas Cirebon yang akan paling dikenal oleh kebanyakan para khalayak.

Motif ini juga menggambarkan bentuk dari sekumpulan awan yang di langit.

Konon menurut sejarah dari Cirebon, motif ini akan terbentuk pada seseorang yang melihat bentuk awan pada genangan air sesudah hujan.

Juga cuaca pada saat itu yang sedang mendung.

Sehingga seseorang tersebut akan menuangkan idenya untuk menggambar sebuah awan.

Awan itu yang sudah di lihat melewati genangan air itu dengan bentuk awan yang cukup bergelombang.

Batik Mega Mendung
Batik Mega Mendung

Oleh karena itu, terbentuklah dari motif Mega Mendung  yang berarti Mega adalah Awan serta Mendung adalah cuaca yang  juga sejuk atau adem.

Motif ini dengan menggunakan warna dasar merah dan juga awan yang memiliki warna biru

. Dikombinasikan dengan rupa tujuh gradasi warna yang sebagai warna dari orisinilnya yang sangat terkenal dari Cirebon.

Arti dari motif Mega Mendung sendiri adalah awan yang selalu muncul pada saat cuaca sedang mendung.

Selain dari arti, motif Mega Mendung juga mempunyai arti atau juga filosofi bahwa di setiap manusia harus dapat meredam dari amarah atau juga emosinya dalam situasi dan juga kondisi apapun.

Dengan kata yang lain, hati manusia juga diharapkan dapat tetap ‘adem’ meskipun juga dalam keadaan sedang marah.

Seperti halnya awan yang sedang muncul pada saat cuaca mendung yang bisa menyejukkan dalam suasana di sekitarnya.

Sebagai tambahan informasi supaya tidak salah kaprah dengan makna dari gradasi warna. Bahwa pada sekarang ini gradasi warna batik motif Mega Mendung sudah disesuaikan dari kebutuhan pasar.

Sehingga pada gradasinya bisa dikurangi atau diminimalkan yang menjadi 3 sampai 5 gradasi yang sesuai pesanan.

Bahkan telah ada juga dari batik Mega Mendung yang dengan sengaja tidak diberi oleh gradasi warna yang pada motif awannya. Karena ini tuntutan yang dibutuhkan oleh kebutuhan pasar.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *