Batik Jawa Barat

Batik Jawa Barat – Dalam perkembangan Batik Jawa Barat sampai saat kini tidak terlepas dari peran beberapa dari kerajaan yang juga pernah ada di daerah Jawa Barat. Terutama di masa sekitar tahun 1422 M sampai dengan pada masa penyebaran agama Islam. Berdasarkan dari beberapa catatan dalam sejarah yang sudah ada di Jawa Barat, belum dapat ditemukan dengan secara pasti kapan tepatnya dari Batik Jawa Barat ini mulai berkembang. Apabila berdasarkan dari cerita masyarakat setempat. Banyak yang mengatakan bahwa budaya seni membatik di Jawa Barat dibawa oleh para masyarakat dari daerah Jawa Tengah di era kerajaan mataram ketika menuju ke batavia di masa pemerintahan pangeran diponegoro. Untuk beberapa dari jenis motif batik daerah tertentu juga berada diwilayah Jawa Barat bisa ditemukan di dalam artikel kami yang lainnya yang ada di dalam situs web ensiklobatik ini.

Batik Jawa Barat
Batik Jawa Barat

Sejarah Batik Jawa Barat

Sejarah batik daerah Jawa Barat juga tidak terlepas dari kerajaan – kerajaan yang pastinya pernah ada di daerah nusantara khusunya di Pulau Jawa. Terutama di masa kerajaanMajapahit dan juga pada saat penyebaran agama Islam. Beberapa dari catatan sejarah juga menyatakan bahwa batik ini pernah dikembangkan di masa Kerajaan Mataram, Kerajaan Solo, dan Kerajaan Yogyakarta. Meski telah ada sejak masa kerajaan Majapahit, batik baru juga dikenal luas oleh orang – orang Jawa yang ada di akhir abad yang ke-18 atau pada awal abad sekitar ke-19. Batik yang dikembangkan merupakan batik tulis yang sebelum akhirnya juga ada di tahun 1920 yang diganti dengan batik cap.

Lantas pada zaman dahulu, kain batik sendiri hanya digunakan oleh kalangan dari kerajaan dan juga kalangan bangsawan. Bahkan pada awalnya juga terbatas hanya di kalangan wilayah keraton saja. Lalu mereka yang bekerja di luar keraton juga membawa kerajinan tersebut serta membuat batik hanya di tempat masing – masing. Yang lambat laun, batik yang dikerjakan oleh kaum – kaum wanita untuk mengisi waktu yang luang di rumah. Seiring dengan adanya perkembangan zaman. Batik juga mulai digunakan oleh rakyat biasa dengan menggunakan motif beragam dan juga menggunakan kain tenunan sendiri.

Motif Batik Jawa Barat

1. Batik Ciamis

Batik Ciamis
Batik Ciamis

Motif dari Batik Ciamis sendiri merupakan campuran dari batik yang berasal dari Jawa Tengah dan juga beberapa pengaruh yang berasal dari daerah yang tersendiri terutama yang ada pada motif corak dan juga warna Garutan. Yang menonjolkan dalam kesan yang kesederhanaan. Untuk mengetahui dari informasi yang jauh lebih detail lagi dari yang batik Ciamis.

2. Batik Cirebon

Batik Cirebon
Batik Cirebon

Cirebon adalah kota dari wilayah pesisir utara pulau Jawa yang mempunyai produk Batik Pesisiran, Batik Keratonan, dan juga Batik Trusmi. Warna dari kain batik khas cirebon yang secara garis besar ini juga menggunakan warna – warna yang sangat cerah dan juga sangat ceria. Seperti halnya warna biru langit, merah, hijau pupus dan pink. Motif dari batik Mega Mendung juga merupakan motif batik dari Cirebon yang juga paling populer diantara yang lainnya yakni motif akan berbentuk awan yang akan membentuk sebuah gumpalan – gumpalan sebagai bingkai utama dari gambar motif tersebut.

3. Batik Garut atau Garutan

Batik Garut
Batik Garut

Batik Garut atau batik garutan selalu menonjolkan warna yang sangat cerah layaknya batik dari pesisiran. Akan tetapi yang membedakannya yaitu pada bagian boket ataupun sisi lainnya juga yang penuh dan didominasi dengan penggunaan warna dasar krem atau pun warna kuning gading (gadingan), warna biru, dan juga warna soga sedikit merah (agak terkesan seperti warna merah maroon).

Motif pada batik Garutan yakni Merak Ngibing (sepasang merak menari), Limar, motif batik bulu ayam yang dimana motif ini menonjolkan kesan pada ekor ayam yang cukup panjang melengkung seperti bentuk setengah lingkaran. Selain itu juga, ada banyak pula motif – motifnya yang seperti motif lereng adumanis, motif rereng suluk, motif rereng daun, motif bilik, motif cupat manggu, motif rereng peteuy, motif rereng calung, motif sapu jagat dan lain – lainnya.

4. Batik Indramayu atau Batik Dermayon dan Batik Paoman

Batik Indramayu
Batik Indramayu

Salah satu yang telah menjadi ciri khas Batik dari Indramayu yakni ragam flora juga fauna yang direpresentasikan secara datar  yang meliputi banyak lengkungan dan juga garis – garis yang cukup lancip (riritan), warna dasaran batiknya putih dengan kombinasi warna gelap yang campur dengan banyak titik – titik (cecek) yang cukup simetris dengan menggunakan teknik cocolan pada jarum, dan juga bentuk isen – isen (sawut) yang juga relatif pendek dan juga kaku.

5. Batik Sumedang atau Batik Kasumedangan

Batik Sumedang
Batik Sumedang

Batik Sumedang yang didominasi dengan menggunakan warna merah. Yang dimana motif serta corak batik dari Kasumedangan dengan menggunakan pola pada ceplokan yang sebagai motif utama di latar vertikal, ataupun horisontal,

6. Batik Tasikmalaya

Batik Tasikmalaya
Batik Tasikmalaya

Batik Tasik yang memiliki prinsip yang juga hampir sama dengan Batik dari Garut. Hanya saja ada sedikit dari perbedaan yang cukup terlihat bahwa batik tasik ini juga jauh akan terkesan lebih terang kombinasi warnanya.

7. Batik Khas Kuningan

Batik Kuningan
Batik Kuningan

Motif serta corak batik kuda “Si Windu” dan juga batik ikan dewa yang sangat terinspirasi dari ikan yang khas dari Cigugur – Kuningan. Batik dari Kuningan ini jauh lebih di kenal dengan metode nama batik Paseban Kuningan. Sentra batik dari Kuningan yang berada di daerah Cigugur. Menurut dari cerita beberapa tokoh masyarakat setempat motif dan corak batik tersebut yang dibuat serta dirancang oleh Pangeran Djatikusumah yang dengan melakukan sebuah penelusuran dengan secara pendalaman seni yang mengenai batik dari Paseban yang juga dianggap punah sampai ditemukannya melalui ukiran dan relief yang ada pada Gedung Paseban. Batik Paseban Kuningan memiliki keunikan pada motif yang juga relatif lebih besar. Tanpa menggunakan isen – isen dengan warna latar yang gelap seperti halnya warna hitam, biru tua, dan juga merah hati.

Persebaran Seni Batik Jawa Barat

Batik Jawa Barat di dalam persebaran budaya seni membatik ini yang secara garis besar mempunyai kecenderungan yang hampir sama, baik itu yang berasal dari motif yang tercipta sampai dengan tata cara dalam cara membatik. Untuk jenis – jenis dari batik Jawa Barat yang ada dari daerah lainnya juga belum kami ketahui. Semoga segera muncul juga corak dan motif batik – batik baru dari daerah lain yang ada dalam ruang lingkup Jawa Barat.

Nah itulah beberapa dari motif batik Jawa Barat yang hampir serupa dapat menjadi kekurangan jika tidak dikembangkan. Akan tetapi keberagaman motif batik Jawa Barat ini patut untuk diapresiasi dan juga terus dilestarikan. Sehingga dapat terus menerus dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *