Batik Hadi Priyanto

Batik Hadi Priyanto – Batik merupakan yang berasal dari kaya “titik” atau “titik” yang memberi goresan atau titikan, dalam hal ini memberikan sebuah goresan pada kain putih. Pada mula pembuatan batik, batik yang dibuat merupakan batik tulis, yakni motif batik dibuat dan digambar dengan tangan,serta membutuhkan waktu sekitar 2 sampai 3 bulan dalam membuatnya.

Batik Hadi Priyanto
Batik Hadi Priyanto

Batik di saat masa kerajaan di pulau Jawa, hanya digunakan dan dikenal oleh  para kalangan kerajaan dan bangsawan saja. Akan Tetapi perkembangannya batik juga bisa digunakan atau dipakai di kalangan biasa.

Motif dan corak warna sangat bermacam – macam, yang dipengaruhi oleh budaya yang ada pada tiap daerah atau wilayahnya. Contohnya di wilahnya pedalaman Jawa. Motif binatang dan tanaman mempunyai warna – warna yang gelap seperti halnya warna cokelat dan hitam.

Sejarah Berkembangnya Batik Banyumas

Salah Satu batik yang terkenal dan juga berkembang di daerah pedalaman Jawa, yakni Batik Banyumas, Jawa Tengah. Sejarahnya batik dari Banyumas tercipta sebab pengikut dari Pangeran Diponegoro yang melakukan perang dan mengungsi ke wilayah – wilayah Banyumas.

Batik Banyumas mempunyai ciri khas dengan mengangkat motif kehidupan dari motif  kehidupan masyarakat di Banyumas.  Motifnya sangat banyak seperti Lumbon (Lumbu), Sungai Serayu, Sekarsurya, Sidoluhung, Jahe Puger, Ayam Puger, Madu Bronto, Cempaka Mulya, Khantil, Jahe Srimpang, Gunungan, Dunia Baru, Satria Busana, Batu Waljinan, Kawung Jenggot, Pring Sedapur, dsb.

Batik Banyumas Hadi Priyanto

Batik dari Banyumas yang pada saat ini sedang berkembang pesat ada di wilayah Mruyung, Banyumas, Terutama yang oleh Perusahaan Batik Hadi Priyanto. Perusahaan batik ini telah dibangun dari tahun 1957 oleh Kwee Lie Go.

Batik Banyumas Hadi Priyanto
Batik Banyumas Hadi Priyanto

Sekarang ini Perusahaan batik dikelola oleh generasi yang ke 3, yakni Slamet Hadi Priyanto. Begitu saat kita masuk ke dalam pekaragan toko batik ini, akan terlihat lembaran – lembaran dari kain batik yang sedang di jemur di sana.

Toko Batik Hadi Priyatno

Di daerah Mruyung, Banyumas, kita tak hanya dapat membeli batik Banyumas saja.  Akan tetapi dapat juga untuk melihat semua rangkaian proses membuat batik pada bagian belakang toko Batik.

Bahkan kita pun dapat belajar dalam membatik di tempat ini. Selain itu batik tulis berupa kain untuk menggunakan kebaya. Serta kain yang untuk menggendong bayi kita juga dapat menemukan batik cap.

Di bagian depan toko juga pabrik batik Hadi Priyanto juga dapat menikmati suguhan jajanan khas dari Banyumas. Salah satunya adalah roti goreng, bolang baling yang pasti enak rasanya. Jajanan ini juga dapat dibawa pulang sebagai oleh – oleh.

Toko dan juga pabrik Batik hadi priyanto buka setiap hari, buka pada jam 08.00 pagi dan tutup pada jam 18.00 sore. Untuk menjangkau ke tempat Batik Hadi Priyanto ini kita perlu untuk menyewa mobil bila tidak menggunakan mobil pribadi dapat juga menyewa bus. Sebab untuk akses ke tempat tersebut jarang sekali ada angkutan umum yang melalui daerah ini.

Di toko dan pabrik batik hadi priyanto bahkan dapat belajar membatik . Selain batik tulis yang berupa kain yang untuk memakai kebaya, dan juga kain untuk menggendong bayi, juga dapat menemukan batik cap serta printing, yang  berupa baju – baju, dengan memperoleh harga yang akan lebih murah.

Industri Rumahan Batik Banyumas Hadipriyanto

Industri rumahan Batik Banyumas Hadipriyanto disana ini membuat dan juga menjual batik Banyumasan. Batik ini memililki ciri pola batik tegas dan juga besar serta dengan warna yang dominan gelap seperti lazimnya batik dari pedalaman. Bahan dasar kain yang dipakai adalah mori sen, sutera, dobi, paris dan ada juga bahan kaos. Batik ini memang  dibuat dengan teknik batik tulis, batik cap serta teknik printing. Ada juga batik kombinasi untuk mempercepat proses sebuah produksi, yakni batik printing yang dikombinasi denggan batik tulis dan jugfa batik cap yang dikombinasi dengan batik tulis.

Sejumlah blangkon juga dengan beragam bentuk  serta motif kain yang terlihat di Galeri Industri rumahan Batik Banyumas Hadipriyanto. Yang khas di Industri rumahan ini merupakan blangkon model (Jenderal) Soedirman. Sayang tidak ada blangkon dengan model Sunan Kalijaga dengan ekor panjang yang menjumbai ke punggung. Di bagian atas dan juga bawahnya merupakan sarung bantal batik yang menggunakan berbagai motif. Di galeri ini juga terdapat kaos batik yang untuk pria serta wanita, kalung batik, tas batik, dan gelang batik.

Pengrajin Batik Hadi Priyanto

Pengrajin serta pengusaha Batik Banyumas sudah tersebar di sejumlah beberapa desa. Di Kecamatan Sokaraja ada di Desa Sokaraja Tengah, Sokaraja Lor dan juga Sokaraja Kulon. Di kecamatan Patikraja sendiri berada di Desa Sidaboa. . Di Kecamatan Baturaden berada di Desa Karangtengah, Di Kecamatan Banyumas berada di Desa Sudagaran dan juga Desa Pekunden yang letaknya merupakan bersebelahan, serta di Kecamatan Sumbang berada di Desa Banteran.

Tampilan dari beberapa jenis kain yang dibuat serta dijual di Galeri Batik Banyumas Hadipriyanto pada saat itu. Tidak hanya warna soga dan juga hitam. Pilihan warna – warni lain juga tersedia. Motif batiknya juga kebanyakan figuratif dedaunan serta bebungaan dengan hiasan berupa burung perkutut, merak, kelinci, kuda, naga, angsa, kupu-kupu serta satwa lainnya. Motif yang ditawarkan diantaranya juga ada Parang Baron, Lumbon, Kawung Sungut, Kembang Pudak, Tirta Teja, Anoman Obong, Kutut Peksi, Bokor Mas, Suket Grinting, Ramayana, Borobudur, Naga Tapa, dan masih banyak lagi yang lain –  lainnya.

Meskipun Hadipriyanto adalah seorang pengusaha batik yang keturunan Tionghoa. Akan tetapi tampaknya ia tidak mengembangkan batik dengan menggunakan motif oriental. Hanya saja keberadaan dari pengusaha Tionghoa di sana dapat menjelaskan mengapa di daerah Mruyung terdapat kelenteng cukup besar dan juga elok yang bernama Kelengteng Boen Tek Bio. Sesudah berkunjung ke Galeri Batik Banyumas Hadipriyanto dapat juga mampir ke kelenteng Boen Tek Bio ini.

Itulah bebarapa hal – hal yang mengenai Batik Hadi Priyanto yang sedikit diulas tentang sejarah sampai perkembangan dari Batik Hadi Priyanto.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *