batik banyumas motif sekar langit

Batik Banyumas

Batik Banyumas – Banyumas sebagai sebuah wilayah yang memiliki kebudayaan khas juga memiliki batik sebagai salah satu hasil budaya unggulannya.

Tersebar di banyak daerah, para pengrajin batik banyumas terus berkarya dan memproduksi batik-batik dengan desain yang unik dan khas.

Keunggulan Batik Banyumas

Jika anda adalah kolektor batik yang suka mengumpulkan batik dari berbagai daerah, maka batik banyumas termasuk yang layak anda koleksi.

Apa yang membedakan batik Banyumas dengan batik-batik lainnya?

Berikut ini adalah keunggulan batik Banyumas :

  1. Pewarna yang digunakan dalam mewarnai kain batiknya adalah pewarna alam sehingga dari sudut pandang lingkungan sangat bersahabat. Pewarna alam ini tidak akan menimbulkan efek merusak dan mencemari lingkungan sama seperti pewarna textile kimiawi pada umumnya
  2. Pewarna alam menghasilkan warna yang berbeda dan unik sehingga itu dapat menjadi kekhasan warna tersendiri, yaitu warnanya gelap
  3. Desain yang dibuat selalu up to date dan kekinian. Seringkali bahkan satu desain tidak diproduksi dalam jumlah yang terlalu banyak.  Tentu saja bagi anda yang kolektor akan sangat menarik.  Karena berarti desain yang ada bukanlah desain pasaran.
  4. Desain yang dibuat mencerminkan budaya masyarakat Banyumas yang egaliter dan menyukai kebebasan. Sehingga tidak ada pakem khusus dalam membuat desain batik-batik karyanya

Baca Juga : Pengertian Batik Banyumas

Pewarna Alam Untuk Batik

Pewarna alam yang digunakan untuk mewarnai batik didapatkan dari tanaman, binatang, tanah dan batu-batuan yang diolah menggunakan teknik tertentu sehingga dapat mengeluarkan warna yang dapat digunakan untuk mewarnai batik.

Zat pewarna yang dari tumbuhan biasanya diambil dari akar, batang, kulit, daun dan bunga.

Motif batik banyumas

Bagaimana dengan motif Batik Banyumasan?

Sama seperti motif yang menjadi ciri khas batik pedalaman, batik Banyumas memiliki motif gelap dengan gambar yang tegas dan warna yang berani.  Seringkali kombinasi warna yang digunakan adalah kombinasi warna yang berani.  Hal ini juga menjadi sebuah kekhasan yang berbeda bagi batik Banyumasan.

Motif batik banyumas seringkali menggunakan motif jonasan, yaitu motif yang bukan motif geometric  dengan dasar warna gambarnya adalah coklat dan hitam.

Kedua warna khas itu diperoleh dari pewarna alam yang digunakan oleh para pengrajin batik Banyumas.

Diantara banyak motif yang menjadi kebanggaan masyarakat Banyumas, ada beberapa motif yang sering digunakan oleh para pengrajin, diantaranya adalah :

  1. Motif lumbon : yaitu motif yang menggunakan daun talas (lumbu : bahasa jawa).
  2. Motif sekarsurya
  3. Motif jahe puger
  4. Motif sidoluhung
  5. Motif kawung jenggot
  6. Motif cempaka mulya
  7. Motif madu bronto
  8. Motif satria busana
  9. Motif pring sedapur
  10. Motif gabah mawur
  11. Motif udan riris
  12. Motif isen laut
  13. Motif jagadan
  14. Motif mangkokan
  15. Motif manukan
  16. Motif kitiran
  17. Motif sawudan colet
  18. Motif rantai kehidupan
  19. Motif serat kayu
  20. Motif gringingan
  21. Dll

Motif-motif tersebut adalah motif yang masih akan terus berkembang dan bertambah seiring dengan bertambahnya kreatifitas para pengrajin batik di daerah ini.

Gambar batik banyumas

Seperti apakah sebetulnya gambar batik banyumas itu?

Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut  :

  1. Batik banyumas motif jagatan
batik banyumas motif jagatan
batik banyumas motif jagatan

Motif jagatan memiliki filosofi tentang kecantikan  dan keindahan.  Karena di dalamnya terdapat banyak bunga sebagai hiasan di dalam batik.  Keindahan dan kecantikan itu dapat membuat orang menjadi terpesona.

Ini termasuk motif yang menggambarkan tentang keselarasan dunia dengan keanekaragamannya yang ternyata dapat menyatu dalam bentuk motif batik.  Dari sini juga bisa ditangkap adanya perdamaian dalam keragaman serta keindahan dalam perbedaan.

  1. Batik Banyumas motif lumbon
batik banyumas motif lumbon
batik banyumas motif lumbon

Talas termasuk tanaman yang sangat akrba dengan mayarakat banyumas.  Ia termasuk bahan pangan yang memiliki variasi bentuk olahan.

Karena keakraban masyarakat banyumas dengan talas inilah kemudian motif lumbon muncul sebagai salah satu desain dalam batik banyumas.  Lombon artinya daun talas dalam bahasa Jawa.

  1. Batik banyumas motif jahe srimpang

 

Batik banyumas motif jahe srimpang
Batik banyumas motif jahe srimpang

Jahe termasuk tanaman obat yang banyak membantu masyarakat tradisional untuk menjaga kesehatannya.  Ramuan-ramuan pengobatan herbal banyak yang menggunakan jahe sebagai salah satu bahan bakunya.

Melihat manfaatnya yang besar itulah kemudian menjadi sebuah inspirasi motif batik.  Yang menandakan adanya hubungan sinergi antara alam yang ada dengan kebutuhan masyarakat.  Sebuah keharmonisa yang akan tetap terjaga apabila manusia dapat menjaga lingkungan tempat tinggalnya.

  1. Batik banyumas motif sekar langit
batik banyumas motif sekar langit
batik banyumas motif sekar langit

Batik banyumas motif sekar langit menunjukkan adanya unsur bunga yang sedang mekar.  Dengan ditemani oleh burung phoenix yang sedang terbang, menjadikan motif ini memberikan filosofi tentang keberuntungan, kejayaan dan kemenangan.

  1. Batik banyumas motif sidomukti

 

batik banyumas motif sidomukti
batik banyumas motif sidomukti

 Motif batik banyumas sidomukti memberikan makna sebuah doa tentang adanya keberuntungan dan kebaikan yang didapatkan.  Dapat juga berarti kenaikan pangkat atau perbaikan karir dan rejeki.

Baca Juga : Batik Tulis Banyumas Motif Walet Parang

Batik banyumas purwokerto

Batik banyumas ini banyak di buat oleh pengrajin di daerah kecamatan Sokaraja dan Banyumas.  Akan tetapi karena Purwokerto lebih banyak dikenal oleh masyarakat umum maka sering kali mereka memaksudkan Banyumas namun menyebutkannya dengan nama Purwokerto.

Purwokerto sendiri sebenarnya adalah nama salah satu daerah di wilayah kabupaten  Banyumas.  Saat ini ia menjadi ibu kota kabupaten Banyumas.  Untuk itu apabila ada yang menyebutkan batik Banyumas Purwokerto maka itu sah-sah saja.

Sejarah batik banyumas

Ternyata sejarah batik di banyumas tidaklah pendek.  Meskipun tidak setua sejarah batik di Jogja dan Solo, namun juga tidaklah muda.

Batik masuk ke daerah Banyumas dengan dibawa oleh anggota pasukan pangeran Diponegoro yang banyak melarikan diri karena kalah perang dengan Belanda, pada sekitar tahun 1830.

Mereka yang menetap di Banyumas kemudian mengajarkan cara membuat batik ke penduduk setempat.  Dari situlah kemudian batik menjadi sebuah tradisi yang diteruskan dari generasi ke generasi.

Namun demikian, ternyata dalam perkembangannya, batik di Banyumas kalah bersaing dengan batik-batik dari daerah lain.

Salah satu hal penting yang menyebabkan terjadinya hal tersebut adalah kurangnya kemampuan manajemen usaha pada pelaku pengrajin batik.  Inovasi dan system bisnis tidak dibangun dengan baik.  Akibatnya semakin lama batik banyumas semakin tersingkirkan.

Hal tersebut kemudian diperparah dengan minimnya anak muda yang mau meneruskan proses pembuatan batik banyumas.  Sehingga dikhawatirkan bahkan batik ini bisa punah.

Beruntung kondisi tersebut disadari oleh pemerintah banyumas, sehingga dimulailah gerakan  menggunakan batik  yang dimotori oleh para pegawai  negeri sipil di lingkungan kerja kabupaten Banyumas.

Kewajiban menggunakan batik sebagai seragam kantor mampu membangkitkan kembali semangat bangga menggunakan batik.

Dari kondisi itulah kemudian mulai bermunculan pelaku-pelaku bisnis muda yang bersedia meneruskan usaha orang tuanya di bidang batik.

Dengan naiknya permintaan masyarakat akan batik Banyumas juga turut meningkatkan semangat berkreasi yang kemudian ditandai dengan banyaknya kreasi motif-motif  dan desain baru motif batik banyumasan.