Motif Batik Bali

Batik Bali

Batik Bali – Pulau Bali adalah salah satu tujuan acara wisata yang sangat populer di kancah dunia sebab mempunyai keindahan alam yang sangat cantik.

Dan juga budayanya yang sangat mempesona untuk dijadikan salah satu dari inspirasi untuk proses pembuatan batik.

Batik Bali
Batik Bali

Banyak dari corak motif batik bali yang terinspirasi dari desain – desain lokal, yang paling disukai oleh orang – orang Bali sendiri ataupun oleh wisatawan domestik mancanegara.

Corak Motif Batik Bali

Corak yang sering dijadikan sebagai inspirasi motif batik Bali adalah :

  • Obyek wisata dari nuansa alam Bali seperti dengan bunga kamboja dan juga bunga kembang sepatu, burung – burung atau ikan, juga gambaran dari kegiatan aktivitas sehari-hari.
  • Kegiatan budaya dan prosesi upacara ngaben atau agama di Bali.
  • Dan juga mitologi dari makhluk ghaib seperti kala, barong,buta dan singa bersayap seperti pada umumnya.

Para seniman – seniman kain batik Bali modern juga mengekspresikan dirinya secara bebas juga dalam berbagai sudut pandang yang ada.

Batik bali secara kontemporer tidak hanya terbatas pada budaya tradisional saja atau hanya sekedar untuk ritual mengenakan batik di Bali.

Beberapa para desainer – desainer mempromosikan desain dari batik Bali

yang sebagai dari kain – kain yang elegan yang bisa digunakan untuk membuat dari kain – kain kasual ataupun untuk kain formal.

Dengan memakai kain batik dengan corak dan motif dari bali yang merupakan batik kelas tinggi, akan ditandai dengan memakai kain batik tulis bali.  Dan mengenakan batik tulis bali akan menunjukkan keadaan status sosial  setiap seseorang.

Motif Batik Bali

Setelah melihat beberapa ulasan – ulasan singkat yang ada di atas tadi.

Bagaimana jika kita tahu bahwa jika yang akan kita beli atau cari merupakan kain dengan corak serta motif batik bali yang original atau asli?

 

Motif Batik Bali
Motif Batik Bali

Nah, berikut dibawah ini akan di sertakan dari ciri-ciri yang sudah menjadi ciri khasnya dari batik – batik bali untuk lebih mempermudah kita dalam urusan memilihnya.

Ciri-ciri Batik Bali

Diantaranya sebagai sebagai berikut :

1.Aksen Batik Bali

Aksen yang akan diberikan di setiap motif serta corak dari batik Bali tidak akan sama besar antara satu sama yang lain.

2.Jenis Kain Batik Bali

Motif dan corak batik Bali menggunakan kain mori yang berbeda – beda  dengan menggunakan motif serta corak batik dari daerah – daerah yang lainnya.

Yakni bobot dari kain batiknya sendiri akan terasa lebih berat dibanding dari kain batik yang lain.

3.Perpaduan Motif Tradisional dan Modern menjadi Satu

Ciri khas yang pertama dari kain batik Bali yaitu pada motif serta coraknya yang sudah terpadu diantara motif dan corak batik tradisional serta motif corak batik modern pula.

Misalnya adalah dengan menggunakan motif serta corak daerah khas pulau Bali seperti kura-kura, naga, burung bangau, serta rusa.

Setelah itu dimasukkan dengan sentuhan motif modern di dalam motif batiknya tersebut seperti dengan warna kain yang cukup cerah sehingga akan terlihat lebih menonjol.

Juga dipadukan dengan corak bergelombang yang digunakan.

Dengan demikian akan menandakan sebuah pengrajin dari batik Bali memiliki kebebasan dalam berekspresi dari pada pengrajin atau seniman batik dari pulau yang lainnya.

4. Aroma Khas Batik Bali

Menjadi Batik Bali asli akan berbeda dengan yang lain – lainnya yakni aroma yang sangat khas yang dimilikinya.

Aroma inilah berasal dari semua bahan-bahan pewarna alami yang digunakan dalam pembuatan batik yang diantaranya yakni kulit-kulit kayu ataupun bahan yang lainnya.

5. Bentuk Tak Sama Persis

Telah menjadi hal yang umum atau lumrah bahwa keseimbangan dari pola motif batik sendiri bisa meningkatkan sebuah esensi dari balik batik itu tersendiri.

Akan tetapi khusus untuk batik dari bali lumayan berbeda.

Meski polanya cenderung hampir sama, namun bentuk antara motif yang satu dengan motif yang lainnya tidak akan selalu sama persis atau disebut asimetris.

Batik Bali Prada

Pakaian adat istiadat Bali yang tergolong dalam kategori yang memiliki nilai sosial dan juga prestise yang tinggi merupakan kain yang terbuat dari ragam hias prada serta dari tenun songket.

Kain prada merupakan sebuah kain dengan dihiasi dengan lempengan – lempengan tipis yang dibuat dari serbuk – serbuk emas.

Batik Bali Prada
Batik Bali Prada

Yang pada permukaan kainnya kemudian di bentuk sesuai motif-motif serta corak ragam hias dengan bentuk fauna dan flora.

Pada umumnya ragam hias yang digoreskan juga dengan bentuk tetumbuhan, bunga teratai, bentuk swastika, burung, dan lain – lainnya.

Untuk menempelkannya pada kain menggunakan bahan perekat yang berasal dari serbuk tulang ikan.

Pekerjaan ini biasanya dikerjakan oleh para lelaki sedangkan kaum wanita biasanya melakukan penenunan pada kainnya.

Kain prada sering ini dikenakan pada saat prosesi pesta upacara adat atau pada saat menari.

Kain songket dengan benang emas serta perak dibuat dengan sangat ketelitian pada setiap tenunan yang lagi dijalin.

Dengan menggunakan benang emas dan juga perak dengan menggunakan sarana lidi-lidi halus yang akan disilangkan pada setiap benang pakan serta lungsi saat sedang menenun pada alat tenun.

Kain Songket Batik Bali

Kain-kain songket batik Bali dengan kualitas mutu yang sangat tinggi akan menjadi simbol prestise untuk pemiliknya.

Kain batik Prada Bali, pada umumnya digunakan untuk menari atau oleh penari dan untuk hiasan.

Kain batik prada bali ini adalah salah satu dari jenis -jenis kerajinan dengan Kain jenis Satin dengan disablon dengan menggunakan cat prada (warna keemasan).

Cara Merawat Kain Prada Bali

Cara merawat kain prada bali:

1. mencuci kain batik tenun atau mencuci kain batik asli tidak hanya dilakukan dengan menggunakan deterjen.

Sebab kandungan kimiawinya yang didalamnya akan cenderung keras juga tidak baik digunakan pada kain dalam kurun waktu lama.

Yang paling baik yakni dengan menggunakan bahan – bahan pencuci yang khusus untuk batik yakni disebut lerak.

Dapat juga menggunakan shampo untuk rambut yang lumayan lembut.

2. Lalu cucilah kain tenun dengan menggunakan tangan, pisahkan dengan baju-baju yang lainnya.

Pada saat mencuci, cukup dikucek dengan lembut tanpa perlu disikat lalu angkat sampai dengan airnya menetes semuanya. Hal ini untuk mengeringkan (bukan dengan diperas sambil diplintir).

Hal ini untuk menjaga agar serat pada kain tenunnya tidak terlalu cepat rusak atau melar.

3. Pada saat kain tenun yang masih basah,di jemur terlebih dahulu pada tempat yang tidak terkena dengan sinar matahari secara langsung, misalnya di teras.

Sesudah lumayan kering, baru dipindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari secara langsung. Supaya warnanya tidak cepat untuk pudar sebab terlalu lama pada saat dijemur di bawah sinar matahari secara langsung.

4. Atur setrika supaya tidak terlalu panas pada saat menyeterika kain batik tenun bali supaya benang-benangnya ini tidak cepat rusak.

Setrikalah kain tenun urutan pertama kali disaat setrikaan masih belum terlalu panas, setelah itu baru pakaian yang lainnya menyusul.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *